Seperti Rajawali Mengajar Terbang Anaknya

image

Tuntunan dan penyertaan Tuhan terkadang membawa kita pada situasi yang tidak mengenakan. Sering di gambarkan seperti seekor induk Rajawali yang sedang mengajar terbang anaknya yang mulai dewasa. Induk Rajawali akan “Menggoyang Bangkitkan” isi sarangnya agar anaknya yang sudah memiliki sayap yang sempurna itu mulai mengepak-ngepakan sayapnya dan terbang.

Jika anak rajawali masih belum mau lompat keluar dari sarangnya (keluar dari zona nyaman) dan mulai terbang maka induknya akan mencengkeram dan membawanya terbang lalu melemparkan anaknya itu dari ketinggian agar dia terbang. Pada saat jatuh mau tidak mau anak Rajawali akan berusaha untuk mengepak-ngepakkan sayapnya untuk terbang, sementara Induknya akan tetap berjaga-jaga “melayang-layang diatas anaknya” dan siap menangkapnya kembali sebelum jatuh ke tanah. Tindakan tersebut akan dilakukan berulang-ulang oleh induk Rajawali sampai anaknya dapat terbang sempurna. Dan setelah mampu terbang sempurna maka Induk Rajawali akan mengajar anaknya ke level lebih tinggi yaitu terbang melintasi badai.

Demikian Bapa di Sorga agar anakNya dapat terbang bahkan terbang ke level lebih tinggi maka terkadang Ia harus “Menggoncangkan”, “Menjatuhkan” bahkan membawa kita “Masuk ke dalam Badai” kehidupan. Semua itu tentunya untuk kebaikan kita anak-anakNya.

Ulangan 32:11-12  Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya,
demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.